Galang Hendra Pratama Finish posisi 7 WSSP 300 Misano 2018

Bismillah . . .

Selamat Pagi Guys, salam sejahtera bagi kita semua. Galang Hendra Pratama, satu dari tiga orang anak muda Indonesia yang berjuang di WSSP 300 akhirnya kembali meraih poin pada balapan WSSP300 seri Misano yang berlangsung kemarin, Minggu 8 Juli 2018 di Sirkuit Marco Simoncelli Misano.

Nah, Galang yang sempat meraih Pole Position di balapan kali ini sebenarnya berpotensi untuk kembali mengulang pencapaian saat menang di seri sebelumnya. Namun menarik untuk menyimak kenapa Galang gagal menang di seri Misano ini. DJB pun penasaran, terlebih jika melihat performa dari mulai kualifikasi, Galang konstan di depan, sayang akhirnya Galang diovertake oleh beberapa pebalap dan kesulitan keluar dari rombongan untuk bersaing menuju podium. Dan mengulik beberapa sumber yang notabene adalah para penggila balapan, salah satunya adalah Blogger senior Leopold Sudaryono, DJB simpulkan performa Galang terhambat kondisi saat balapan, salah satunya teknik Galang dalam mengimbangi race pace lawan-lawannya. Fyi, Om Leopold ini Blogger Ngebut, Beliau ini udah expert kalau soal kebut-kebutan di sirkuit, dan berikut analisa beliau yang nyatanya memang pas sesuai fakta di lapangan.

Leopold Sudaryono

13 jam

Yang kemudian menyebabkan Galang kurang beruntung adalah taktik pemilihan racing line yg terbuka, dari luar, dengan tujuan mengejar exit corner speed yang tinggi. Ini adalah taktik saat di Assen sehingga bisa menang meskipun top speed R3 kalah.

Sayangnya taktik ini dipakai terlalu awal di Misano, posisi dg pembalap di belakang masih sangat dekat sehingga disalip berturut-turut dan kemudian terjebak dalam rombongan (lihat foto 2).

Kesulitan mengembangkan racing line khas Galang menyebabkan Galang sempat melorot ke posisi 13 di ujung belakang rombongan. Lap time Galang bahkan sampai 2 detik lebih lambat ketimbang kualifikasi akibat terjebak rombongan. Akhirnya bisa finisih di posisi 7 setelah fight dg Carasco.
Sumber: FB Leopold Sudaryono
Galang Hendra, soal bakat udah jelas mantap, motor aja yang kalah secara spek dengan lawan-lawannya yang menunggangi motor lain dengan kubikasi lebih besar. Tercatat untuk urusan top speed, Galang ketinggalan dari lawan-lawannya yang menggunakan Kawasaki Ninja 400.
Namun, hasil balapan kali ini udah lumayaan, ketimbang gak dapat poin, tinggal bagaimana Galang menjaga konsistensi di balapan berikutnya.
WSSP300 dan budaya asli Indonesia
Kemarin di sesi kualifikasi ada yang unik, yakni ada budaya Indonesia terlihat pada tim balap Galang Biblion Yamaha. Para kru tim Galang tampak memakai Blangkon yang merupakan tutup kepala kebanggaan masyarakat Jawa terutama Jogjakarta, kota asal Galang Hendra Pratama.
Hal ini selain unik, juga berasa Indonesia banget. Persis seperti kala Wahyu AJi Trilaksana memakai pakaian ala Wayang di Podium ARRC 2016 silam, ini sumpah keren banget Guys. Jadi gak hanya wanita Indonesia aja yang lepas ke luar negeri, budaya kita juga harus dikenal baik dan lestari hingga ke luar negeri, baru keren. Jadi gak hanya soal balapan, Culture Content juga bakal memberi warna tersendiri di tengah suasana balapan. Kebanggaan menjadi orang Indonesia, dimanapun berada, melalui prestasi dan dedikasi dalam bidang apapun yang ditekuni oleh para duta bangsa.Hasil gambar untuk wahyu aji trilaksana podium 2016 gatot kaca
Posisi Klasemen Sementara WSSP300 2018
Dari semua seri yang telah berlangsung, Galang Hendra saat ini menempati posisi enam di klasemen sementara WSSP300 2018. Galang berjarak 32 poin dari pemuncak klasemen sementara WSSP300 yakni Anna Carrasco dari Spanyol. Semoga Galang dan Immanuel serta Ali Adrian mampu menambah koleksi poin dan berjuang untuk posisi yang lebih baik di klasemen akhir WSSP 2018.
Klasemen sementara WSSP300 2018. Sumber Warungasep.net
Well, selamat Galang Hendra Pratama, semoga lebih baik di balapan berikutnya. Tetap buat kami bangga menjadi orang Indonesia . . .
By: DJBikers

Leave a Reply