Ketika Pebalap MotoGP asal Inggris dimintai Prediksi Final Liga Champions 2019

Bismillah…

Selamat siang Gaeess, semoga kita semua senantiasa berada delam limpahan rahmat dan nikmat kesehatan dari Allah SWT, terutama di bulan suci Ramadhan yang hanya tinggal hitungan hari ini, semoga amal ibadah kita senantiasa diterima dan dibalaskan dengan limpahan pahala hendaknya, Aamin…

Well, minggu yang istimewa, dimana minggu ini ada banyak iven akbar yang dihelat di berbagai belahan dunia, baik di Asia, Eropa maupun belahan dunia lainnya. Dua dunia yang DJB sukai yakni Balap Motor dan Sepakbola juga begitu, akhir pekan ini akan menjadi sangat istimewa bagi para fans Balap motor dan Fans bola. Selain karena ada iven balapan MotoGP yang berlangsung dari Sirkuit Mugello Italia, ada juga balapan motor Asia Road Racing Championship yang digelar dari sirkuit Buriram Thailand. Dan dari jagad kulit bundar, ada pertandingan final liga Champions Eropa yang akan mempertemukan dua tim asal Inggris untuk berlaga di malam puncak besok malam, Totenham vs Liverpool.

Nah, MotoGP.com ternyata tidak ketinggalan, seperti dirilis dalam video singkatnya kemarin, para kru dari MotoGP.com mencoba mengumpulkan prediksi dari para pebalap asal Inggris yang berlaga di ajang MotoGP, Moto2 dan Moto3, tentang klub manakah yang akan menjadi Juara Eropa besok malam. Berhubung liga sepakbola Eropa (Champions dan Europa League) tahun ini bagaikan milik Inggris dimana keempat finalis dari dua kasta tertinggi liga sepakbola di Eropa ini diisi oleh empat tim yang berasal dari Inggris semuanya. Jika di liga Champion mempertemukan Totenham vs Liverpool, maka di Liga Eropa mempertemukan antara Chelsea vs Arsenal yang dimenangkan oleh Chelsea 4-1.

Dan dari sekian banyak talenta asal negeri Ratu Elizabeth di ajang jet darat roda dua, ada empat pebalap yang dimintai prediksinya akan laga yang berlangsung besok malam. Ada yang punya analisa serius, ada juga yang analisanya menjurus, alias asal-asalan, wkwkwk. Nah ini dia rinciannya seperti yang dimuat dalam situr MotoGP.com.

blob:http://www.motogp.com/beaeaf49-8b2c-4618-86cd-9cf3a6e28300

http://www.motogp.com/en/videos/2019/05/30/british-riders-guess-the-score-of-the-champions-league-final/294146

Jake Dixon dari Tim Sama Qatar Angel Nieto Team Moto2 memprediksi dengan jawaban menggelikan, “First what is the Champions League, i don’t know”, what!!!, ini pebalap asal Inggris tapi sama sekali gak tau apa itu Liga Champions, wkwkwkw. Bahkan nama Tim Totenham Hotspurs sendiri Jake bilang sama sekali tidak tahu. Namun setelah dijelaskan oleh pewawancara, Jake memprediksi skor akan menjadi 2-1 untuk Totenham.

Jake Dixon Sama Qatar Angel Nieto Team Moto2

Lalu ada Carl Crutchlow dari Tim LCR Honda Castrol MotoGP Team memprediksi Totenham akan menang 3-1 melawan Liverpool.

Carl Crutchlow daro LCR Honda Castrol

Kemudian ada Sam Lowes dari Federal Oil Gresini Moto2 Team memprediksi skor akan berakhir imbang 2-2 dan Liverpool akan memenangkan penalti untuk kemudian menjadi juara Eropa tahun ini.

Sam Lowes dari Federal Oil Gresini Moto2

Lalu ada Tom Booth Amos dari CIP Green Power Moto3 Team yang memprediksi Totenham menang 3-2 atas Liverpool. Mending sih, masih masuk juga ini prediksinya.

Tom Booth Amos dari CIP Green Power Moto3

Jhon Mc Pee dari Petronas Sprinta Racing Moto3 Team yang mengakui tidak punya orientasi Sepakbola dalam hidupnya bilang “aku hanya memprediksi sesuai nomor start-ku 17, jadi skornya akan menjadi 1-7 untuk kemenangan Liverpool. What!!!, selemah itukah Totenham tahun ini? wkwkwkwk

John Mcpee dari Petronas Sprinta Racing Team Moto3

Well, itu semua cuma prediksi. Yaaa yang namanya prediksi, bisa tepat atau bisa juga melesat, eh meleset. wwkwkwkw. Namun Liga Champions tahun ini memang luar biasa istimewa bagi Inggris dan sepakbola Liga Inggris, bukan soal negara asal klub finalisnya saja, melainkan dari perjuangan kedua finalis untuk sampai di titik puncak laga terakhir menuju tangga juara. Seperti yang kita ketahui, kedua tim malah sempat dihajar habis-habisan oleh lawan mereka masing-masing, namun keduanya berhasil menciptakan Epic Comeback untuk kemudian berada di tangga final yang akan menentukan siapakah yang menjadi Raja Eropa tahun ini.

Namun meminta prediksi dari para pebalap terutama dari negara asal Sepakbola itu sendiri, ternyata gak serta merta nyambung. Maklum sih, para pebalap mungkin dari kecil tidak dibiasakan untuk menikmati olahraga Sepakbola atau pun olahraga populer lainnya. Mereka mungkin hanya digembeleng dengan pilihan olahraga yang mereka atau orang tua mereka anggap akan lebih memungkinkan untuk berprestasi seperti halnya balap motor.
Dan hal ini sih wajar, karena kalau kita lihat, pebalap Inggris atau Eropa pada umumnya emang terkenal menguasai ajang balap motor dunia. Kita bisa lihat bagaimana Crutchlow yang sering bikin persaingan memanas di tiap seri yang dia ikuti, yang bila dia tidak crash di awal race, potensinya untuk naik podium juga terbuka lebar tiap seri. Faktor skill dan dukungan dari mesin Honda RC213V yang ditungganginya tentu menjadi faktor utama yang tidak bisa kita abaikan. Tapi secara umum, memang karakter dan mental para pebalap Eropa jauh lebih baik dan lebih tangguh dibandingkan pebalap Asia, selain karena pembinaan dari usia dini yang terbukti lebih ampuh, mereka di Eropa juga dibantu oleh kesiapan sarana dan prasarana balapan seperti sekolah balap, sirkuit dan aspek lainnya seperti dukungan untuk karir balap. Maka tidak salah kalau pabrikan motor di Indonesia sekelas PT. AHM dan YMKI menyekolahkan pebalap binaannya hingga ke Eropa sana, agar kelak mampu menjadi perwakilan Indonesia di ajang balapan motor terbaik di muka bumi yang Insha Allah bakalan singgah ke Indonesia pada tahun 2021 nanti. Semoga tahun itu para Alien masih aktif, terutama si Om Valentino Rossi yang notabene umurnya saat ini telah menginjak 40 tahun, usia yang bisa dibilang udah senja bagi karir seorang pebalap di kelas utama sekejam MotoGP. Tapi yaa siapa tahu kan, kali aja tahun depan Rossi dapat kontrak baru lagi hingga 2021, dan menyaksikan pebalap sekelas Rossi bersaing dengan juniornya di Mandalika Lombok tentu hal yang menarik untuk ditunggu. Masih bisa nabung lah buat nonton kesana, mumpung sirkuit masih dibangun. Yaa semoga aja gak dikorupsi oleh makelar proyek dan pejabat tamak, takutnya nanti batal karena spek sirkuitnya gak sesuai ketentuan dari penyelenggara MotoGPnya lagi, kan malu kita, hahahahaha.

Oke deh Gaees, sekian dulu dari DJB, semoga bermanfaat…

By: DJBikers

Leave a Reply