NHK, Helm pertama Indonesia yang Lolos FRHP (FIM Racing Homologation Program), Bangga gaeesss

Bismillah…

Selamat pagi Gaees, selamat hari minggu juga, yang artinya hari ini kalian pasti banyak yang berlibur setelah seminggu bekerja keras menafkahi diri dan anak istri. Oh iya, nanti malam juga bakalan spesial karena ada seri MotoGP Eropa malam ini yang berlangsung di sirkuit Cataluna, Barcelona Spanyol.

Nah, ada yang beda di gelaran MotoGP seri Cataluna, namun bukan dari motor, melainkan dari Helm yang dipakai oleh para pebalap MotoGP. Oh iya, sesi kualifikasi sih udah menentukan siapa yang masuk grid start terdepan, nanti malam ada empat pebalap Yamaha yang akan menghadapi sang Juara bertahan Marc Marquez. Quartararo menjadi pole sitter, disusul oleh Marc Marquez, lalu ada Vinales, Morbidelli dan disusul pebalap Gaek Valentino Rossi. Khusus Vinales, berhubung doi kena sanksi akibat mengganggu jalannya kualifikasi pebalap lain (Quartararo) dihukum mudur tiga posisi sehingga harus berada di posisi keenam grid start nanti malam.

Pada pekan balap minggu ini di Catalunya, menjadi pekan dimana semua helm yang turun di tiga kelas MotoGP, wajib menggunakan helm sudah lolos regulasi FRHP (FIM Racing Homologation Program).
Helm yang sudah lolos FRHP:
– AGV Pista GP-R, Arai RX-7V
– Airoh GP550
– Arai RX-7X Racing
– Bell Pro Star
– HJC RPHA 01R
– Kabuto RT33
– LS2 FF323 Arrow
– MT Helmets Kre Snake Carbon
– NHK GP-R Tech
– Xlite/Nolan X-803-P
– Scorpion Exo R1
– Shark Race R Pro GP
– Shoei X-Fourteen.
Brand helm asal Indonesia, NHK, sudah dinyatakan lolos FRHP (slide foto). Pembalap seperti Karel Abraham dan Jakub Kornfeil nampak menggunakan helm NHK GP-R Tech pada latihan bebas kemarin.
Namun brand dari Indonesia lainnya yaitu KYT, sebenarnya sudah lolos tes FRHP, akan tetapi KYT terkendala beberapa masalah yang dijelaskan pada paragraf dibawah yang MGPI dapatkan dari salah satu sumber terpercaya.
“KYT sendiri, baru-baru ini juga telah menyelesaikan tes homologasi FIM, artinya tidak ada yang perlu direvisi kembali soal urusan safetynya. Yang menjadi permasalahan ialah faktor ADMINISTRASI dan BIROKRASI yang memakan waktu yang panjang. Itu yang menjadikan KYT belum dapat digunakan di #CatalanGP. Tapi untuk testnya sendiri KYT sudah lolos.”
“Terkait masalah helm yang digunakan, KYT bekerjasama dengan pihak ketiga dan sudah mendapat persetujuan dari pihak ketiga, artinya tidak ada masalah mengenai hal tersebut.”
“KYT group menjadi satu-satunya perusahaan di akhir 2018 yang selalu meriset produk helm Racing baru, mewajibkan helm menyelesaikan standard Eropa ECE2205 terlebih dahulu dengan baik, kemudian baru dapat mendaftar regulasi dari FIM yang baru.”

Sumber: @mugiyononathania
Editor: NV-CB MGPI

Nah, Helm Indonesia ada dua merek yang ikut di ajang MotoGP yakni NHK dan KYT. Namun seperti dilansir dari keterangan Om Mugiyono Nathania yang disadur oleh MotoGP Indonesia, KYT masih terkendala pada administrasi dan birokrasi, kalau kualitas helmnya sih udah lolos gitu sama seperti NHK.

I love my @nhkhelmet ❤️ and thank you to the NHK team for making it through the new tough @fimlive homologation. Not every brand made it through. #ka17 #racing #new #homologation #helmet #nhk PS. You can see the FIM sticker on the lanyard

Dan berkaca dari sebuah rilis berita di website FIM-live.com pada November tahun lalu, FIM sebagai induk Organisasi Balap Motor dunia memang mensyaratkan helm yang dipakai di ajang balap dunia MotoGP memang harus lulus dulu dalam FIM Racing Homologation Programme (FRHP). Yaa wajar sih, ajang balap seperti MotoGP tentu merupakan kiblat utama dunia balap motor yang menjadi acuan bagi balapan lainnya, baik dari teknis balapan, serta hal-hal berbau non-teknis lainnya.

FIM homologated helmets are coming soon in preparation for the upcoming 2019 FIM Grand Prix World Championship season.

The FIM Racing Homologation Programme (FRHP) for Circuit Racing helmets is seeing more and more brands reaching the last steps of the FIM homologation process.

In particular, the following brands are currently involved in the FRHP with one helmet model available in different sizes.

Passed homologation tests – FIM homologation pending
AGV     
BELL    
HJC    
KABUTO     
SHARK    
SHOEI     
Homologation tests pending     
AIROH    
ARAI    
LS2     
NOLAN/X-LITE 
NHK    
MT    
SCORPION    
SHIRO    
SUOMY/KYT    

Application Form pending  
6D     
ALPINESTARS     
LAZER     
NZI      
SCHUBERTH      
VOZZ

An official listing with more detailed information on each FIM homologated helmet model and sizes will be published soon on www.frhp.org.

FIM Communications

Helm homolog FIM akan segera hadir dalam persiapan untuk musim Kejuaraan Dunia Primer FIM 2019 mendatang.

Program Homologation Racing FIM (FRHP) untuk helm Circuit Racing melihat semakin banyak merek yang mencapai langkah terakhir dari proses homologasi FIM.

Khususnya, merek-merek berikut saat ini terlibat dalam FRHP dengan satu model helm yang tersedia dalam berbagai ukuran.

Lulus tes homologasi – homologasi FIM tertunda
AGV
BEL
HJC
KABUTO
SHARK
Shoei

Tes homologi tertunda
AIROH
ARAI
LS2
NOLAN / X-LITE
NHK
MT
SCORPION
SHIRO
SUOMY / KYT

Formulir Aplikasi tertunda
6D
ALPINESTAR
LAZER
NZI
SCHUBERTH
VOZZ

Daftar resmi dengan informasi lebih rinci tentang setiap model dan ukuran helm homolog FIM akan segera diterbitkan di www.frhp.org.

Komunikasi FIM

Stiker FRHP perdana bagi helm Made in Indonesia di ajang MotoGP

Well, di ajang MotoGP memang hanya ada satu pebalap yang mengenakan helm NHK yakni Karel Abraham dari Tim Reale Avintia yang menunggangi Ducati. Meski bukan salah satu Alien layaknya Marc Marquez, Valentino Rossi, Andrea Dovisiozo ataupun Jorge Lorenzo, setidaknya Karel memang terkenal dengan pebalap yang menjadi perhatian banyak pihak, terlepas dari kontroversi dia adalah “Sultannya” MotoGP karena faktor non-teknis, setidaknya bangga melihat helm Indonesia ikut berpartisipasi dalam melindungi kepala para pebalap MotoGP. Maklum, MotoGP bukan balapan level Asia, ibarat perbandingan, MotoGP adalah acuan dari semua balap motor dunia, dan artinya, siapapun pebalapnya, layak mendapat respek tinggi, karena mereka balapan dengan motor prototipe, bukan motor massal.

Oke deh, sekian dulu ya gaaeees dari DJB, DJB lanjut mau latihan dulu buat persiapan Kompetisi Safety Riding bulan depan di Medan. Kita sambung lagi di artikel berikutnya gaeess…

By: DJBikers

Leave a Reply