Kasus pembobolan bagasi kembali terjadi, pebalap ARRC asal Indonesia jadi korban

Bismillah…

Selamat pagi gaeees, salam sejahtera bagi kita semua. Apa kabar kalian semua hari ini gaeees, jumpa lagi di artikel terbaru DJB kali ini. Sebuah berita menyesakkan dada, sedih dan bikin kecewa, kali ini DJB hadirkan bagi kita semua. Yaaps, berita yang menjadi aib bagi banyak pihak yang mengelola transportasi udara di Indonesia…

Sebuah postingan di akun instagram salah satu tim balap Indonesia yang berlaga di ajang balap motor asia kelas Underbone 150, 549kaboci racing team, menjadi bahasan artikel DJB kali ini. Postingan memalukan dan memilukan tepatnya, yang bikin DJB geram tiada terkira. Berikut dia postingannya.

Pebalap ARRC dari tim 549Kaboci, Robby Sakera, korban pencurian bagasi di bandara Soetta

“Bantu repost para pecinta balap roda dua tanah air….
Ada sebuah kejadian menyesak kan ya terjadi mengiringi keberangkatan kami menuju seri 4 kejuaraan ARRC yg berlangsung di Sirkuit Suzuka dua minggu lalu”…
“Tas pembalap kami @robby_sakera157 dibobol di Terminal 3 bandara internasional Soekarno Hatta. Racing suit Ardians, Sepatu dan sarung Tangan alpinestars hilang dr dalam tas… Bagaimana mungkin sebuah bandara internasional tidak memasang peralatan cctv untuk mengawasi proses loading bagasi ke dalam pesawat… Laporan sudah dilakukan akan tetapi blom ada respon bukankah ini suatu hal yg memalukan mengingat ini sebuah bandara internasional… Perjuangan kami adalah demi merah putih Indonesia Raya dan kami berjuang dengan dana pribadi… Layak kah kami mendapatkan perlakuan seperti ini?”
“Kepada rekan² balap setanah air, apabila menemukan werpak/racing suit seperti di foto dengan nama Robby Sakera #157 tolong beritahu kami… Mari kita usut dan cegah agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi”… @cathaypacific@cathaypacificid@ap_airports@angkasapura2@kemenhub151@budikaryas@nahrawi_imam@ardiansracingsuitsyk@irwanardiansyah_official@fansbase157

Nyesek, bikin marah pastinya. Sebuah kejadian yang ibarat luka lama berdarah kembali, dimana kejadian pencurian bagasi di bandara kejadian lagi, dan parahnya, ini menimpa pebalap yang membawa nama Indonesia berlaga di ajang balap motor sekelas ARRC.

Kalian bisa bayangin dong, betapa menyesakkan dada ketika kejadian serupa menimpa kalian. Pasti susah untuk diterima, sekalipun yang hilang mungin nilainya gak seberapa. Namun kembali, karena ini adalah kejadian yang memalukan, dan kembali terjadi di salah satu bandara terbesar di Asia, Soekarno Hatta.
Perlengkapan balap yang hilang meliputi Wearpack, sarung tangan dan sepatu balap. Untuk level balapan, harga paling murah itu kalau untuk racing suit berkisar diatas 5 juta Rupiah, ditambah sepatu dan sarung tangan, tentunya nominal kerugian nambah lagi. Plus tentu saja peristiwa ini mengganggu persiapan pebalap dan tim yang berlaga. Maklum, mau balap eh perlengkapan hilang. Sama kaya kalian mau presentasi kerjaan kantor di depan Direktur, eh laptop kalian dicolong orang, geram gak?

M. Robby Sakera pebalap 549Kaboci, salah satu Tim balap asal Indonesia yang berlaga di ajang ARRC 2019 kelas Underbone 150

Profil M. Robby Sakera

Nah, siapa Robby Sakera? Tentu banyak dari kalian yang mungkin bertanya, siapa sih Robby Sakera ini? Nah, sekilas info, doi adalah salah satu pebalap yang berlaga di ajang ARRC di bawah panji Tim 549 Kaboci Racing Team dengan motor Yamaha Jupiter MX King 150. Di level dalam negeri sendiri, Robby Sakera juga berangkat dari modal juara di berbagai ajang balapan seperti Kejurnas Sport IRS 2017 dan menjuarai seri balapan IRS di tahun 2018.

Robby Sakera bersama Achos Lalang Tuner handal Yamaha Kaboci 549 di ajang IRS 2018 silam

Dan harapannya, semoga ini adalah kali terakhir kejadian kasus pencurian bagasi di bandara. Dan untuk kasus yang menimpa Robby sakera, semoga dapat segera diungkap oleh pihak yang berwajib. Yang jelas, karena kejadiannya di bandara, sepertinya ada kemungkinan kasus ini mirip dengan kasus-kasus serupa yang terjadi sebelumnya. Yaa kita gak bisa tunjuk orang, yang jelas, kondisi memalukan ini dapat segera dicari tahu sindikat pelakunya, dan dicegah agar jangan kejadian lagi di masa mendatang, Aamiin…

By: DJBikers

Leave a Reply